Konsep Berpikir Positif

sewa kereta app murah komited untuk mencukupi kepentingan anda sebaik mungkin. Segera hubungi kami untuk mendapatkan potongan harga istimewa. Perjalanan jadi lebih mudah, cepat dan lebih berpatutan. Kami sedia melayani 24 jam.

KEKUATAN BERPIKIR POSITIF
Di dunia saat ini, semakin banyak orang berbicara tentang kekuatan berpikir positif. Ini adalah konsep yang memiliki pandangan yang sangat tinggi tentang sifat dan kemampuan manusia. Pendukungnya mengajarkan bahwa pikiran manusia memiliki kekuatan untuk mengubah keinginan menjadi kenyataan melalui optimisme.

Aspek, Indikator dan Strategi Berpikir Positif - KajianPustaka.com

Dengan kata lain The Power Of Positive thinking mengacu pada kekuatan menciptakan pikiran, yang menciptakan dan memfokuskan energi ke dalam kenyataan. Untuk mewujudkan hasil yang positif, yang Anda lihat sebagai manfaat bagi diri sendiri atau orang lain.

Berpikir positif adalah sikap mental yang mengakui ke dalam pikiran pikiran, kata-kata dan gambar yang konduktif untuk pertumbuhan, ekspansi dan kesuksesan. Ini adalah sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik dan menguntungkan.

Pikiran positif mengantisipasi kebahagiaan, kegembiraan, kesehatan, dan hasil yang sukses dari setiap situasi dan tindakan. Apa pun yang diharapkan pikiran, ia temukan. Ini adalah alat yang ampuh yang dimiliki setiap orang, tetapi banyak orang tidak menyadarinya.

Berpikir positif meliputi:

  1. Kemampuan bawaan kita untuk menghasilkan hasil yang diinginkan dengan pikiran positif.
  2. Memiliki keyakinan pada kemungkinan bahkan ketika fakta tampaknya menunjukkan sebaliknya.
  3. Membuat pilihan kreatif.
  4. Bertemu masalah secara langsung.

Konsep Berpikir Positif Dijelaskan

Segala sesuatu di dunia bentuk didahului oleh pikiran. Pikiran tidak ada di dunia bentuk, bentuk tidak ada di dunia pikiran. Tetapi yang satu sebenarnya mendahului yang lain dalam semua kasus. Jika seseorang ingin mempengaruhi bentuk, ia harus bekerja dengan sebab, bukan akibat. Pikiran adalah sebab, bentuk adalah akibat. Dan ketika kita bekerja di alam pikiran, memilih yang negatif atau yang positif akan mempengaruhi hasilnya.

Sederhananya, kita hidup di dunia sebab dan akibat yaitu untuk setiap sebab ada akibat dan setiap akibat harus memiliki sebab. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini (bentuk) adalah akibat, penyebabnya adalah pikiran.

Pikiran-pikiran ini mempengaruhi seluruh alam semesta. Dan setiap pikiran yang pernah dihasilkan dan dikirim menjadi independen dari otak dan pikiran dan akan hidup dengan energinya sendiri tergantung pada intensitasnya.

Semua perasaan, kepercayaan, dan pengetahuan kita didasarkan pada pikiran internal kita, baik sadar maupun bawah sadar. Kita memegang kendali, apakah kita menyadarinya atau tidak. Kita bisa menjadi positif atau negatif, antusias atau membosankan, aktif atau pasif. Sikap-sikap ini dipertahankan oleh percakapan batin yang terus-menerus kita lakukan dengan diri kita sendiri, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Selalu Berpikir Positif demi Karier yang Sukses dengan Tips Berikut Halaman  all - Kompas.com

Para mistikus telah lama berpendapat bahwa kita, pada kenyataannya, mengendalikan realitas kita; bukan hanya hal-hal kecil dalam hidup, tapi segalanya. Kami menciptakan seluruh dunia kami dengan cara kami berpikir. Pikiran adalah sebab dan kondisi adalah akibat. Keadaan dan kondisi kita tidak ditentukan oleh dunia luar; itu adalah dunia di dalam diri kita yang menciptakan bagian luar.

Mereka telah mempertahankan bahwa terlepas dari keadaan kita, setiap orang memiliki kemampuan bawaan, Alam Semesta atau Tuhan yang diberikan untuk menciptakan atau mengubah kenyataan sesuai pilihan kita. Hal ini dilakukan dengan menggunakan kekuatan berpikir positif.

Mereka mengatakan bahwa kita di sini bukan untuk menderita atau menjalani kehidupan yang penuh kesengsaraan, melainkan, setiap konflik atau masalah yang kita hadapi hanyalah sebuah kesempatan untuk mengekspresikan diri kita yang lebih tinggi, untuk berkembang dan mengubah keadaan sesuai keinginan kita. Mereka mengklaim bahwa tidak ada Tuhan yang berusaha menghukum dan apa yang disebut kesalahan hanyalah kesempatan untuk tumbuh.

Konsep-konsep tentang kekuatan berpikir positif ini, yang pernah terbatas pada segelintir orang yang diinisiasi, terungkap dalam apa yang disebut Zaman Baru. Suara-suara dari orang-orang seperti Ram Dass, Deepak Chopra, Joel Goldsmith, John Price, L. Ron Hubbard, Dr. Hew Len dan tak terhitung lainnya mengungkapkan gagasan bahwa realitas adalah buatan dan pilihan kita sendiri, terlepas dari penampilan yang bertentangan.

Premis dasarnya adalah bahwa pengkondisian masa lalu kita harus dievaluasi kembali dan bahwa kita harus secara sadar menentukan cara hidup yang kita inginkan. Kita harus menggunakan kekuatan berpikir positif untuk menciptakan hal-hal (realitas) yang baik untuk kita dan orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.